Dasar-Dasar Jaringan (RPS)

Capaian Pembelajaran Mata kuliah (CPMK):

  1. Mampu membangun, dan mengelola infrastruktur jaringan komputer dalam skala kecil hingga menengah (S9, KU2, KK7)
  2. Menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang jaringan komputer dalam menganalisis spesifikasi pada rancangan infrastruktur jaringan yang dibuat (S8, KU5, P7)

Capaian Unit Kompetensi Junior Network Administrator:

  1. Mampu merancang pengalamatan jaringan (J.611000.004.01)
  2. Mampu memasang jaringan nirkabel (J.611000.010.02)
  3. Mampu mengonfigurasi switch pada jaringan (J.611000.012.02)
  4. Mampu mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan dalam satu autonomous system (J.611000.013.02)
  5. Mampu mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan antar autonomous system (J.611000.014.02)

Capaian Unit Kompetensi Pendukung:

  1. Mengumpulkan Kebutuhan Teknis Pengguna yang Menggunakan Jaringan (J.611000.001.01)
  2. Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan (J.611000.005.02)
  3. Merancang topologi jaringan (J.611000.003.02)

Referensi :

  • RPS Prodi Teknik Informatika 2025 Politeknik Negeri Banjarmasin
  • SKKNI Nomor 321 Tahun 2016 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi dan Komunikasi Golongan Pokok Telekomunikasi Bidang Jaringan Komputer
  • Saputra, Wanvy Arifha., Dasar-dasar Jaringan, 2022, Poliban Press : Banjarmasin

Penjelasan Unit Kompetensi JNA:

KODE UNIT-1J.611000.004.01
JUDUL UNIT-1Merancang Pengalamatan Jaringan
DESKRIPSI UNIT-1Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam merancang pengalamatan jaringan komputer, sehingga jaringan bekerja dengan baik
Elemen KompetensiKriteria Unjuk Kerja
1. Mengidentifikasi sistem operasi pada jaringan1.1 Sistem operasi yang berjalan di jaringan diidentifikasi.
1.2 Informasi cara menginstal dan mengonfigurasi jaringan pada sistem operasi yang dipakai dikumpulkan.
2. Membagi alamat jaringan pada perangkat jaringan2.1 Jumlah node (host) jaringan ditentukan berdasarkan kebutuhan pengguna.
2.2 Kelas atau segmen alamat jaringan ditentukan berdasarkan besarnya jumlah node (host) jaringan.
2.3 Node atau perangkat jaringan diberi alamat jaringan.
3. Mendokumentasikan pengalamatan jaringan3.1 Alamat masing-masing node atau perangkat jaringan dicatat.
3.2 Dokumentasi pengalamatan jaringan dibuat.
KODE UNIT-2J.611000.010.02
JUDUL UNIT-2Memasang Jaringan Nirkabel
DESKRIPSI UNIT-2Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam memasang jaringan nirkabel
Elemen KompetensiKriteria Unjuk Kerja
1. Menentukan spesifikasi perangkat1.1 Kebutuhan detail dari perangkat ditetapkan sesuai dengan kebutuhan jaringan saat ini dan masa yang akan datang.
1.2 Kapasitas jaringan saat ini dan masa yang akan datang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan jumlah pengguna saat ini dan masa yang akan datang.
1.3 Kebutuhan keamanan dan manajemen jaringan ditetapkan sesuai dengan kebutuhan jaringan.
2. Menginstalasi perangkat2.1 Perangkat dengan fitur yang tepat dipilih berdasarkan kebutuhan teknis.
2.2 Perangkat dipasang sesuai dengan kebutuhan teknis.
2.3 Perangkat nirkabel dikonfigurasi untuk dapat berinteraksi dengan perangkat jaringan lainnya.
3. Menguji perangkat3.1 Rencana pengujian ditetapkan berdasarkan standar pengujian yang berlaku.
3.2 Penyesuaian jaringan dilakukan sesuai dengan hasil pengujian.
KODE UNIT-3J.611000.012.02
JUDUL UNIT-3Mengonfigurasi Switch pada Jaringan
DESKRIPSI UNIT-3Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengonfigurasi switch pada jaringan.
Elemen KompetensiKriteria Unjuk Kerja
1. Menentukan spesifikasi switch1.1 Kapasitas jaringan disesuaikan berdasarkan dokumentasi kebutuhan bisnis saat ini.
1.2 Tipe dan jumlah switch ditetapkan berdasarkan kebutuhan jaringan saat ini.
2. Memilih switch yang tepat2.1 Switch dengan fitur yang cocok dipilih sesuai kebutuhan.
2.2 Jumlah port disesuaikan dengan kebutuhan jaringan.
3. Memasang switch 3.1 Switch dan perangkat pendukungnya dipasang berdasarkan kebutuhan jaringan.
3.2 Hubungan antar switch atau perangkat jaringan dibuat dengan menyambungkan kabel jaringan.
3.3 Switch dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan jaringan.
3.4 Switch ditempatkan di area yang aman.
4. Menguji switch pada jaringan4.1 Perangkat switch diuji berdasarkan petunjuk pengujian.
4.2 Perangkat switch dipastikan terhubung dengan perangkat jaringan yang lain
KODE UNIT-4J.611000.013.02
JUDUL UNIT-4Mengonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System
DESKRIPSI UNIT-4Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan yang berada pada satu autonomous system menggunakan internal gateway protocol.
Elemen KompetensiKriteria Unjuk Kerja
1. Menyiapkan perangkat jaringan1.1 Konfigurasi routing diidentifikasi.
1.2 Akses konfigurasi ke perangkat jaringan ditentukan.
2. Mengonfigurasi router pada perangkat jaringan2.1 Interface pada router dikonfigurasi.
2.2 Hubungan antar router dikonfigurasi.
2.3 Routing diaktifkan pada router.
2.4 Default routing dikonfigurasi.
3. Menguji routing pada perangkat jaringan3.1 Koneksi antar perangkat yang terhubung ke jaringan dibangun.
3.2 Koneksi perangkat yang terhubung ke jaringan dengan perangkat lain di luar jaringan yang telah valid dicoba melalui default routing.
3.3 Hasil percobaan default routing diidentifikasi.
4. Mendokumentasikan konfigurasi routing4.1 Konfigurasi routing disimpan.
4.2 Dokumentasi konfigurasi routing dibuat
KODE UNIT-5J.611000.014.02
JUDUL UNIT-5Mengonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System
DESKRIPSI UNIT-5Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan antar Autonomous System (AS
Elemen KompetensiKriteria Unjuk Kerja
1. Mengonfigurasi router pada stub AS1.1 Local AS number didefinisikan pada router.
1.2 Remote/neighbor AS number didefinisikan pada router.
1.3 Seluruh jaringan lokal (LAN) didefinisikan pada router.
1.4 Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
1.5 Dokumentasi konfigurasi routing pada stub AS dibuat.
2. Mengonfigurasi router pada multi-home AS2.1 Semua remote/neighbor AS didefinisikan pada router.
2.2 Access list dan filter didefinisikan pada router sehingga jaringan tidak digunakan sebagai transit trafik antar AS lain.
2.3 Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
2.4 Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
3. Mengonfigurasi router pada core AS3.1 Local AS number didefinisikan pada router core AS.
3.2 Neighbour router yang berada pada jaringan yang sama terdefinisi access list untuk peering dengan AS lain didefinisikan sesuai dengan konfigurasi peer yang diinginkan.
3.3 Seluruh neighbor AS dapat diakses.
3.4 Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.